Wednesday, April 26, 2017

Laporan Praktek Kerja Perpustakaan










BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ada berbagai pengertian perpuatakaan yang telah dibicarakan dalam berbagai sumber, namun secara umum perpustakaan dapat didefinisikan sebagai suatu institusi yang di dalamnya  tercakup unsur koleksi (informasi), pengolahan, penyimpanan dan pemakai. Menurut Random House Dictionnary of the English Language,Perpustakaan adalah suatu tempat, berupa sebuah ruangan atau gedung yang berisi buku-buku dan bahan bahan lain untuk bacaan, studi maupun rujukan. Untuk memahami perpustakaan secara menyeluruh bukan saja hanya dilihat dari gedung atau tempat fisik menyimpan buku semata, tetapi harus di pahami sebagai sebuah sistem secara utuh yang di dalamnya terdapat unsur tempat (institusi), koleksi yang disusun berdasarkan sistem tertentu, serta pengelola dan pemakai.
Perpustakaan ( termasuk di dalamnya pusat dokumentasi dan informasi) menurut Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 132/KEP/M.PAN/12/2002 adalah sebuah unit kerja yang memiliki sumber daya manusia, ruangan khusus dan koleksi bahan pustaka sekurang-kurangnya terdiri dari 1.000 judul dari berbagai disiplin ilmu yang sesuai dengan jenis perpustakaan yang bersangkutan. Dalam perkembangannya perpustakaan berkembang menjadi menjadi berbagai macam perpustakaan diantaranya perpustakaan sekolah.
Sebagai salah satu sarana dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan yang membantu para murid , guru, dan karyawan untuk mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan secara umum.Oleh karena itu tugas pokok perpustakaan sekolah   adalah   menunjang   proses   belajar   mengajar  di   sekolah   dengan   cara

menyediakan bahan - bahan bacaan sesuai dengan kurikulum sekolah dan ilmu pengetahuan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan baik.
 Praktik kerja perpustakaan selain sebagai sarana untuk menciptakan pustakawan yang profesional juga sebagai pendidikan yang berorientasi pada pengalaman sehingga mahasiswa dapat menerapkan teori yang telah didapatkan di perpustakaan secara langsung.
B. Tujuan Praktik Kerja Perpustakaan
Pendidikan Pustakawan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga berkeahlian yang secara praktis dapat mengelola perpustakaan dengan baik. Untuk itu bekal pendidikan dan pengalaman bagi pustakawan sangat penting baik berupa ketrampilan (skill), Sikap (attitudes), dan pengetahuan (Knowledge). Tujuan praktik perpustakaan:
1. Menerapkan Pengalaman secara langsung teori- teori yang telah didapatkan selama proses pembelajaran.
2. Menciptakan pustakawan yang berorientasi pada keadaan perpustakaan Indonesia secara umum.
3. Menciptakan pustakawan – pustakawan baru yang professional.
4. Melengkapi persyaratan penyelesaian Program D II Ilmu Perpustakaan.




BAB II
HASIL PRAKTIK PERPUSTAKAAN

A.    Pengadaan Bahan Pustaka

sebuah perpustakaan akan dapat di manfaatkan secara optimal jika koleksi perpustakaan sejalan dengan  perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi yang relavan dengan  kebutuhan  pengguna. Seiring berkembangnnya perpustakaan sekolah sebagai pusat sarana belajar bagi siswa, guru, dan karyawan sering kali melibatkan  koleksi sebagai sumber belajar dan ruang perpustakan sebagai sarana kegiatan belajar. Oleh karena itu adanya sejumlah koleksi buku dan bahan – bahan lainya di perpustakaan belum lah dapat dikatakan  tepat sebagai sumber  informasi apabila tidak relevan dengan  kebutuhan masyarakat dimana perpustakaan itu berada.Hal ini menuntut perpustakaan untuk dapat mengembangkan koleksinya.
1.      Jenis bahan Pustaka
Sejalan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin banyak informasi yang dibutuhkan serta semakin banyak  pula jenis bahan  pustaka. Menurut sulistyo- basuki (1991) bahan Pustaka mencakup:
a.       Karya cetak atau Grafis, Seperti buku, majalah, surat kabar, disertasi, laporan;
b.      Karya non cetak atau karya rekam, seperti piringan hitam, rekaman audio, kaset dan video;l
c.       Bentuk mikro, sperti microfilm, mikrofis, dan microopaque;
d.      Karya dalam bentuk elektronik, seperti disket, pita magnetik dan selongsong elektronik (cartridge) yang diasosiasikan dengan komputer
Seperti perpustakaan pada umumnya, perpustakaan SMA Negeri 1


Prembun koleksinya sebagian berbentuk karya cetak seperti buku, majalah, surat kabar. Berikut ini koleksi perpustakaan SMA Negeri 1 XXXXX Sampai juli 2011:

Daftar Koleksi
SMA Negeri 1 XXXXX
Tahun Pelajaran 2011/2012

No
Klasifikasi
Koleksi
Buku baru




1.       
000-099
89
139
5
5
2.       
100-199
77
172
5
23
3.       
200-299
83
239
7
10
4.       
300-399
196
337
7
7
5.       
400-499
40
105
1
1
6.       
500-599
113
267
9
12
7.       
600-699
175
459
8
8
8.       
700-799
76
318
2
2
9.       
800-899
86
141


10.   
900-999
59
186


11.   
Refrensi
87
314
14
14
12.   
Fiksi
235
724
24
24
13.   
Majalah
17
1182
3
236
14.   
Kliping
18
108
8
8
15.   
Karya tulis
109
159
4
4
16.   
Buku mata Pelajaran

12047

473
Jumlah
1460
16897
97
827
Total Koleksi


1557
17724



1.      Pertimbangan dalam pengadaan bahan pustaka
a.       Relevansi
Koleksi perpustakaan hendaknya relevan dengan aktifitas yang telah diprogramkan oleh perpustakaan sehingga memudahkan pencapaian kinerja perpustakaan. Dalam hal ini pustakawan harus bisa mengantisipasi perkembangan yang terjadi pada masyarakat pengguna. Sehingga koleksi yang akan ditambahkan dapat di manfaatkan secara maksimal.
b.      Penulis
Sebuah karya memiliki berbagai keunggulan dan keistimewaan yang meliputi keunikan berbahasa dan penyajian kata dalam paragraf tercermin dari dari penulis atau pengarang naskah. Jadi sebuah karya dapat dikatakan baik jika pengarang atau penulisnya mampu menyajikan dan menyampaikan isi dari sebuah karya. Selain itu  kewibawaan  penulis dan pentingnya sebuah karya dapat memberikan rangsangan untuk pemakai menggunakan karya tersebut. Sehingga penulis dapat digunakan sebagai salah satu alat seleksi pengadaan bahan pustaka.

c.       Penerbit
Penerbitan sebuah buku melalui berbagai tahapan sebelum menerima suatu karya, mulai dari menyeleksi bahan tulisan, hingga siapa pengarangnya? Sehingga kualitas sebuah buku akan tercermin dari siapa yang menerbitkannya. Untuk itu dalam pengadaan bahan pustaka perlu dipertimbangkan penerbit mana yang akan kita pakai untuk mengisi koleksi perpustakaan. sehingga perpustakaan dapat menggoptimalkan manfaat dari koleksi tersebut dimasa yang akan datang ataupun sekarang.
d.      Kualitas Materi
Karya yang baik adalah karya yang dapat memberikan informasi dan ilmu pengetahuan bagi segenap pembacanya. Oleh karena itu kualitas sebuah buku menjadi prioritas utama dalam pengadaan bahan pustaka sehingga nilai guna bahan pustaka dapat dimanfaatkan secara optimal
e.       Tahun Terbit
Sebuah informasi atau ilmu pengetahuan dalam sebuah karya akan memiliki nilai guna jika sesuai dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu kapan sebuah bahan pustaka diterbitkan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi nilai guna dari sebuah karya. Jadi perlu di perhitungkan dan dipertimbangkan dalam pengadaan bahan pustaka tahun terbit dari sebuah bahan pustaka sehingga dapat dimanfaatkan sebelum kandungan informasi dan ilmu pengetahuan usang terlekang oleh perkembangan jaman.
f.        Kebutuhan Pengguna
Sebelum mengadakan bahan pustaka baru sebagai seorang pustakawan yang bertugas di bagian pengadaan bahan pustaka, harus memahami betul minat dari seluruh pemakai jasa perpustakaan. Sehingga banyak pemakai yang memanfaatkan bahan pustaka atau koleksi perpustakaan untuk menambah ilmu pengetahuan dan informasinya. Untuk itu kebutuhan pengguna menjadi prioritas utama dalam pengadaan bahan pustaka


2.      Sumber pengadaan

a.       Hadiah
Peraturan yang penting Berkaitan dengan bahan pustaka yang diterima sebagai hadiah adalah jangan tambahkan bahan pustaka yang diterima sebagai hadiah ke dalam koleksi, kecuali bahan pustaka itu dibutuhkan oleh pengguna dan perpustakaan harus membelinya. Perpustakaan SMA Negeri 1 Prembun dalam menerima koleksi sebagai hadiah telah terlaksana sejak perpustakaan berdiri mulai dari para guru, siswa, karyawan, pemerintah , dan pengusaha.
Dalam penerimaan hadiah perpustakaan SMA Negeri 1 XXXXX sebelum menambahkan koleksi tersebut para petugas menyeleksi bahan pustaka tersebut sesuai dengan kebutuhan pengguna atau tidak dan mencatatnya dalam daftar tambahan koleksi.

b.      Pembelian
Sebagian besar koleksi sebuah perpustakaan SMA Negeri 1 XXXX Selain diperoleh dari hadiah juga dari pembelian yang dilaksanakan mulai dari penelitian kebutuhan penguna, megevaluasi koleksi, menyeleksi koleksi sesuai dengan kulitas, harga, menyusun daftar pengadaan hingga menyusun rencana anggaran pengadaan bahan pustaka. Kegiatan pengadaan bahan pustaka dilakukan perpustakaan SMA Negeri1 XXXXX setiap tahun pelajaran baru.



B.    Pengolahan Bahan Pustaka

Bahan Pustaka yang telah diterima yang diperoleh dari pembelian ataupun hadiah dilakukan pengolahan mulai pemeriksaan bahan pustaka, pengecapan, inventarisasi ke dalam buku induk, klasifikasi, penjajaran koleksi, hingga membuatkan kelengkapan buku sebelum koleksi dilayankan kepada pengguna.


1.      Pemeriksaan Bahan Pustaka
Kegiatan yang dilakukan setelah pengadaan bahan pustaka ialah pemeriksaan bahan pustaka. Dalam hal ini setiap buku di cek dan disesuaikan dengan daftar pesanan, diteliti keadaan fisik buku, dan mencatat semua hal yang tidak sesuai guna dijadikan sebagai bahan pengaduan dan meminta penggantian bahan pustaka baru jika ada bahan pustaka yang rusak.
2.      Pengecapan
Pengecapan merupakan kegiatan untuk memberi tanda  pada bahan pustaka bawasanya bahan pustaka tersebut milik perpustakaan. Pengecapan sediri terdiri dari 3 jenis pengecapan:
a.       Pengecapan indentitas buku
Cap yang menggambarkan perpustakaan pemilik
b.      Pengecapan cap rahasia
c.       Pengecapan inventaris buku

3.      Inventarisasi
4.      Klasifikasi
5.      Penjajaran Koleksi
6.      Perlengkapan buku

No comments: