Monday, November 20, 2017

Kebiasaan yang di Sepelekan kaum HAWA



Banyak wanita yang tidak mengetahui batasan-batasan aurat dirinya terhadap sesama wanita.

Jumhur ulama berpendapat bahwa aurat antara sesama wanita muslimah adalah antara lutut dan pusar.

Dengan demikian, seorang muslimah tidak boleh menampakkan pahanya kepada teman wanitanya, ibu, saudara wanita, atau anak-anak wanitanya yang sudah dewasa, kecuali dalam kondisi-kondisi darurat.

Perlu diingat bahwa berhias tidak termasuk kondisi darurat

Muslim meriwayatkan bahwa Nabi Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda

لاينظرالرّجل إلى عورةالرّجل ولا تنظر المرأةإلى عورةالمرأة

"Laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki lain, dan wanita pun tidak boleh melihat aurat wanita lain"

Begitu juga, wanita tidak boleh memperlihatkan bagian badannya di depan wanita kafir, pelacur, atau wanita fasik. Sebab, mereka tidak dapat menahan diri untuk tidak mengungkapkan tentang wanita ini kepada para lelaki. Adapun wanita beriman, maka ia mengetahui bahwa kehormatan itu harus di jaga.

Wallahu a'lam


Sumber: "300 Dosa yang diremehkan Wanita" oleh Syaikh Nada Abu Ahmad

Sunday, November 19, 2017

Jangan Sampai tidak Paham Ilmu AGAMA



Coba bayangkan jika orang yang cerdas tapi shalat saja tidak dimengerti, Qur’an saja tidak bisa dibaca, apa keuntungannya kecerdasan yang ia miliki?

Kita sering saksikan bahwa banyak yang tidak paham agama yang membuat kerusakan. Beda jika yang paham agama, mereka punya akhlak mulia dan akidah yang lurus.

️ Orang yang paham agama akan selalu mendapatkan kebaikan sebagaimana disebutkan dalam hadits, dari Mu’awiyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037).

️ Jangan jadi orang yang hanya kenal ilmu dunia saja, namun lupa akan ilmu akhirat. Allah Ta’ala berfirman,

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. Ar Ruum: 7)

️ Gunakanlah nikmat dunia yang Allah karuniakan untuk menggapai akhirat kita,

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash: 77).


Ibnu Katsir berkata, “Gunakanlah yang telah Allah anugerahkan untukmu dari harta dan nikmat yang besar untuk taat pada Rabbmu dan membuat dirimu semakin dekat pada Allah dengan berbagai macam ketaatan. Dengan ini semua, engkau dapat menggapai pahala di kehidupan akhirat.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 6: 37)

TAWA MALAIKAT di MASJID

Pengusiran dan penghardikan anak-anak di mesjid menjadi pemandangan biasa di Indonesia. Mata-mata tajam dan kata-kata kasar keluar dari BKM "jahiliyah"
Kecamuk antara wajah sangar orangtua di rumah yang menghalaunya ke mesjid dan wajah seram BKM "jahiliyah" yang mengusirnya .

Seolah merengut kebahagiaan masa kecilnya......  Jika anak-anak muslim berlari ... riang ... tawa...di mesjid itu lah ciri khas anak-anak, akan tetapi kalau yang berlari dan tertawa itu orangtua baru layak di usir.

Mereka sebenarnya "malaikat" yang sedang bergembira di rumah Robb-Nya...






Bahkan Hasan dan Husein pernah menaiki tubuh Rasulullah saat mengimami sholat para sahabat. Rasulullah sujud begitu lama, Hingga ada sahabat yg bertanya "mengapa lama sekali sujudmu ya Rasulullah"  Rasul menjawab "Tadi Hasan dan Husein naik di tubuhku, aku khawatir kalau aku bangkit mereka terjatuh, ku biarkan mereka puas bermain".

Dalam riawayat yg lain Rasulullah mempercepat sholatnya karena ada tangis anak kecil yang memanggil ibunya yg sedang ikut berjama'ah bersama Rasulullah. Itulah masjid Nabi yang tak sepi dari anak-anak kecil.

Lalu mesjid apa yang anti dengan anak-anak kecil ? Layak lah para BKM "jahiliyah" di beri pemahaman yg utuh tentang mesjid sebagai pusat peradaban Islam...


Muhammad Al fatih penakluk konstantinopel pernah berkata : "Jika kalian tidak lagi mendengar riang tawa dan gelak bahagia anak-anak di masjid-masjid. Waspadalah. Saat itu kalian dalam bahaya."

Apa yanag Masih Membuatmu Ragu Berhijab ???






Berproses menjadi muslimah shalihah nan istiqamah bukan dengan menunggu akhlak menjadi baik lalu berhijab. Tapi berhijab syar'i sekarang juga, dan memohon agar Allah selalu memberi jalan dan menolong untuk memperbaiki akhlak, memperindah perangai, dan mengistiqamahkan.

Dimanapun kita berada, apapun aktivitas kita, jadikan PRIORITAS UTAMA untuk selalu menjaga aurat dan berhijab syar'i.

Karena hijab syar'i bagi seorang muslimah bukan sebuah pilihan antara mau atau tidak, antara siap atau belum, antara nyaman atau tidak,
tapi sebuah keharusan yang mesti dilaksanakan & dijaga.

Hijab adalah sebuah bentuk kasih sayang dari Allah untuk para muslimah. Seperti tercantum dalam Al-Qur'an :


"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu'min, hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karenanya mereka tidak di ganggu. Dan adalah Allah, yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab : 59)"
HIJABMU TAKKAN PERNAH MEMBATASI AKTIVITASMU!

Enjoy your life, enjoy your style, STAY SYAR'I! 😉
Istiqomah itu mudah, insyaAllah.

Wednesday, October 11, 2017

TATA CARA TERAPI RUQYAH MANDIRI





Ciri-ciri gangguan jin :

1.Emosi yang tinggi dan sulit dikendalikan. Semisal seorang istri membantah suami atau anak membantah sama ibu dengan sorot mata yang aneh atau suami yang sering memaki istri karena hal kecil.
2. Sering ragu, was-was, ketakutan tanpa sebab yang jelas dihampir semua aktifitas.

3. Adanya dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat yang berulang-ulang disertai kemalasan dan kelesuan luar biasa untuk melakukan aktifitas sholat dan ibadah lain.

4. Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, dan jika mampu mendirikan shalat maka sering lupa rakaatnya secara berulang-ulang.

5. Sesak nafas dan ngantuk berat saat membaca Al Quran (tidak bisa baca lebih dari 30 ayat atau tenggorokan yang terhenti sama sekali, bahkan tertidur saat baru buka mushaf).

6. Melemahnya hati, minder, suka menghayal/melamun, menyendiri dan mengurung diri dikamar secara berlebihan atau mengasingkan diri dari kehidupan sosial.

7. Cepat lesu dan merasa capai, juga ngantuk saat dalam aktifitas kerja.

8. Sulit konsentrasi atau fokus pada sebuah tujuan, sering gagal, dan terganggu fikiran.

9. Merasakan sakit yang tidak kunjung sembuh; semisal pusing dikepala, mendengung ditelinga, pegal di bahu, belikat dan paha, sakit gigi, mata, tenggorokan, lambung dan dada sesak tanpa sebab yang jelas.

10. Memandang remeh kegiatan ibadah dan lupa atau malas dzikrullah.Depresi tingkat tinggi dan pikiran linglung.

11. Sering merasa sedih secara tiba-tiba hingga menangis tanpa sebab, jantung berdebar-debar keras.

12. Sering kesurupan baik separuh ingatan atau secara total.

13. Sering mendengar bisikan memanggil namanya sendiri, merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan menyuruh sesuatu kejahatan semisal; membunuh, memperkosa, memukul, meloncat dari tempat yang tinggi, terjun kesungai atau jurang, menabrakan diri dll.

14. Paranoid dan cemas, merasa bersalah terus, merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam akan membunuh.

15. Sering mencium bau –bauan wangi, bau kembang atau dupa, bau anyir atau busuk (bangkai) yang tidak terlihat sumber baunya.

16. Pusing berlebih (vertigo) dan melihat benda benda seakan bergerak, berputar, terbalik , miring dan lain sebagainya.

17. Sering melakukan tindakan-tindakan aneh tanpa disadari atau diluar kendali atau seperti ada yang mengendalikan dan tidak bisa menahan dalam kondisi sadar sekalipun.

18.Memiliki kemampuan supernatural semisal tiba-tiba dapat meramal, menerawang, membaca fikiran orang lain atau mengetahui peristiwa yang akan terjadi.Melihat atau “merasakan” keberadaan mahluk halus baik sekilas atau jelas.

19. Rasa sakit disalah satu anggota badan yang tidak terdeteksi dokter atau sakit menahun yang tidak ditemukan solusinya dalam dunia medis

20. Sering tertawa sendiri, semisal melihat mahluk lucu yang tidak dilihat orang lain.

21. Susah tidur (insomnia), gelisah, cemas dan sering terbangun dimalam hari. Dalam kondisi akut biasanya baru bisa tidur jam 3 pagi atau tidak tidur sama-sekali berhari-hari.

22. Susah bangun dan banyak tidur sehingga tidak bisa melakukan ibadah dan aktifitas yang diinginkan.

23. Tindihan (mimpi seakan akan dihimpit benda yang berat dan sulit untuk melepaskan diri dari himpitan tersebut) atau mimpi melihat sesuatu yang mengancam dan menakutkan, seperti ingin berteriak minta tolong namun mulut seperti terkunci.

24. Mimpi melihat sesuatu yang mengerikan atau melihat berbagai binatang menyeramkan semisal ular, serigala, tikus besar, harimau dll.

25. Sering ngigau, tertawa, menangis, berteriak, mengomel, merintih atau bahkan jalan-jalan pada saat tidur (kondisi mata tertutup).

26. Mimpi seolah-olah jatuh dari tempat yang tinggi dan semua yang berkaitan dengan tempat tinggi; seperti mendaki tempat yang tinggi.Semua mimpi tentang kuburan; melihat kuburan, melihat proses penguburan, menguburkan, dikuburkan, atau duduk-duduk dikuburan, tempat sampah atau jalan dan lingkungan yang seram dan mengerikan.

27. Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.

28. Mendengkur dengan keras (seperti harimau, dsb) dan gigi yang berbunyi waktu tidur.

29. Mimpi bertemu dengan orang yang sama (laki/perempuan) berkali-kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan tersebut.

30. Mimpi melihat atau bertemu keluarga yang sudah meninggal, melihat mayat, mimpi mati, mimpi berbicara dengan orang yang mati dan semua mimpi yang berhubungan dengan kematian.

31. Mimpi melihat suatu peristiwa dan keesokan harinya mengalami peristiwa persis seperti yang dialami dalam mimpi tersebut.Gejala tipes; tubuh seperti terbakar atau terpanggang api panas namun ketika dicek dengan termometer temperatur tubuh normal.

32. Sering mengalami peristiwa kecelakaan kendaraan, ngantuk dijalan atau bahkan gerakan tangan yang tidak bisa dikendalikan. Ataupun berbagai kecelakaan saat mau pergi dakwah atau pergi untuk kebaikan.

33. Impotensi; sering terjadi pada mantan praktisi ilmu hitam semisal dukun, berbagai praktisi ilmu tenaga dalam, praktisi ilmu kebatihan, senam pernafasan, khodam amalan wirid overdosis (ribuan/malam), ilmu laduni instant, susuk, aktivasi otak tengah (aktivasi jin), pernah ikut tarekat yang disertai dengan bai’at dan pengisian, pernah mengamalkan wirid aneh seperti nurbuat, pernah berpuasa aneh (puasa 7 hari 7 malam, puasa mutih dll), meliki jimat/keris dll. Atau kelainan tubuh terjadi karena kedzaliman jin baik karena disuruh penyihir atau maksud tertentu dari jin.

34. Mandul; jin bersarang di dalam rahim atau menghalangi sel telur yang masuk ke rahim, atau bahkan sampai merusak setiap janin yang sudah jadi atas suruhan dukun.

35. Kista/Mium; penyakit ini sudah lama menjadi misteri di dunia kedokteran. Kadang sembuh dengan mengangkatnya, dan kadang sebaliknya. Untuk membedakan penyakit kista medis atau sihir, kita bisa membacakan ayat ruqyah ditangan dan meletakannya di perut. Jika terasa hangat atau panas, maka geser keatas. Jika penyakit pindah maka itu adalah kista dari sihir.

36. VicTor (Fikiran Kotor); jin bersarang di mata laki-laki, dan mengendalikannya saat memandang lawan jenis hingga tidak berkedip. Kadang jin bersarang dikemaluan (laki-laki) dan dada (berupa hawa panas, bagi perempuan) dan membuat fikirannya kotor saat melihat lawan jenisnya.

37. Struk Ringan(tidak bisa berdiri saat mau shalat) atau tidak bisa melakukan gerakan tertentu dalam shalat).

38. Hypertensi, Jantung Bocor, Paru Basah, Batuk Menahun, Kolesterol, Asam Urat, Pengapuran dan penyakit lain yang tidak kunjung sembuh. Hal ini bisa disebabkan secara medis atau sihir, untuk membedakannya cukup bacakan surah al fatihah dan tiupkan ke tangan lalu letakan ditempat yang sakit. Jika terjadi rasa panas atau bertambah sakit maka itu adalah sihir.

39. Jomblo Menahun; sulit menikah, sulit dapat jodoh yang cocok, tidak mau menikah, atau selalu melihat calon suami/istri tiba-tiba menjadi mengerikan hingga akad yang direncanakan bubar.

40.Kedutan disebagian atau seluruh tubuh dengan frekwensi yang mengganggu.

41. Eksim, atau gatal yang sporadis ataupun lebih ringan dari itu yang tidak sembuh-sembuh.

42. Anak yang hyperaktif dan sangat nakal, bertenaga super saat marah, susah dibangunkan shalat dan tidak mau belajar mengaji dan pembantah dengan sorot mata aneh.

43. Anak indigo; sering ngobrol sendiri dan mengaku memiliki teman ghaib atau memiliki kemampuan indra ke-18 (mampu melihat jelmaan mahluk halus).

44. Diperkosa Jin. Mimpi didatangi laki-laki dalam bentuk bayangan hitam tau bentuk aneh (menyerupai mahluk alien, mahluk alien dll).

45. Peristiwa hilangnya bayi dalam kandungan disertai kemunculan kembali setelah beberapa tahun kemudian dan ingin diakui anak
Ust.nuruddin

Jika ada 3 ciri diatas bisa itu ada gangguan jin di dalam diri.
Tapi jk pernah kesurupan alangkah lebih baik ke penerapis ruqyah, harus ditemani dg mahram ya (swmi, kk atau ade, ponakan yg sdh baligh )

Atau bisa ruqyah mandiri dirumah

Sebelumnya bisa sholat hajat dulu, memohon kepada Alloh spy dibersihkan ganggun jin dalam diri kita dan mohon kesembuhan kepada Alloh, bertaubat atas dosa2 syirik yg pernah kita lakukan, insyaAlloh mempercepat proses pengeluaran jin dlm tubuh
Setelah sholat proses ruqyah bisa dilakukan.

ambil air dalam gelas bacakan
alfatihah
Al ikhlas
Al falaq
An nass
Ayat kursi semua msg2 3x
2 surah terakhir al baqarah 285-286
tiupkan dalam air dan minum,
Rasakan reaksi yg ada di dalam tubuh, trkdg ada trsa nyut2 dikepala, ditengkuk, dada yg berdebar kencang, tangan ada yg kesemutan, bibir trsa kebal dsb.
jk sdh merasakan yg seperti itu usap2 bagian yg merasakan reaksi td sambil trs baca al ikhlas, al falaq, annas, ayat kursi. Diusap2 sambil diarahkan kebagian leher dan mulut, sesekali sambil minum air td, bisa dibantu dg swmi atau mahram yg lain jk bagian yg reaksi td sulit dijangkau oleh tangan, jk trsa mual muntahkan.

Semoga Alloh melindungi kita semua dari kejahatan jin dan manusia

Semoga bermanfaat

HUKUM memakai SEPATU dan TAS Berbahan KULIT BABI




Para ulama berbeda pendapat dalam masalah penyamakan terhadap kulit dari binatang yang sudah mati. Terdapat tujuh pendapat dalam hal ini, yaitu :

1. Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa setiap kulit dari binatang yang sudah mati dapat disucikan dengan penyamakan kecuali kulit anjing, babi, atau binatang yang terlahir dari salah satu dari keduanya… Mereka meriwayatkan pula dari Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Masud ra.

2. Salah satu riwayat yang masyhur dari Ahmad dan juga dari Malik bahwa penyamakan tidaklah dapat mensucikan sama sekali kulit dari binatang yang telah mati. Ini juga riwayat dari Umar bin Khottob, anaknya dan Aisyah ra.

3. Auza’i, Ibnul Mubarok, Abu Tsaur, Ishaq bin Rohuyah berpendapat bahwa penyamakan dapat mensucikan setiap kulit dari binatang yang dapat dimakan saja tidak dari yang lainnya.

4. Madzhab Abu Hanifah berpendapat bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit kecuali kulit babi.

5. Pendapat yang masyhur juga dari Malik bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit, namun pensuciannya hanyalah pada bagian luarnya saja bukan dalamnya maka ia hanya digunakan untuk sesuatu yang padat bukan cair, sholat diatasnya bukan didalamnya.

6. Daud, Ahli Zhohir, diceritakan juga dari Abu Yusuf bahwa penyamakan dapat mensucikan seluruh kulit termasuk anjing dan babi baik bagian luar maupun dalamnya.

7. Zuhri berpendapat bahwa kulit dari binatang yang sudah mati dapat dimanfaatkan walaupun tidak disamak dan diperbolehkan menggunakannya dalam keadaan kering maupun basah, ini adalah pendapat yang aneh.. (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz IV hal 72 – 73)

Penyamakan tetap tidak bisa mensucikan kulit anjing dan babi dikarenakan najisnya kedua binatang itu mencakup keseluruhan yang ada pada tubuhnya, termasuk kulit dan bulunya, sebagaimana pendapat jumhur ulama. “Yang benar adalah bahwa kulit babi tidaklah dapat disucikan dengan disamak karena najisnya bukanlah pada darahnya atau pada saat dia basah akan tetapi pada dzatnya.” (Bada’iush Shona’I juz I hal 370)

UKHTI!!!!...... HIJABMU takkan membatasi AKTIVITASMU




Berproses menjadi muslimah shalihah nan istiqamah bukan dengan menunggu akhlak menjadi baik lalu berhijab. Tapi berhijab syar'i sekarang juga, dan memohon agar Allah selalu memberi jalan dan menolong untuk memperbaiki akhlak, memperindah perangai, dan mengistiqamahkan.

Dimanapun kita berada, apapun aktivitas kita, jadikan PRIORITAS UTAMA untuk selalu menjaga aurat dan berhijab syar'i.

Karena hijab syar'i bagi seorang muslimah bukan sebuah pilihan antara mau atau tidak, antara siap atau belum, antara nyaman atau tidak, 
tapi sebuah keharusan yang mesti dilaksanakan & dijaga. 

Hijab adalah sebuah bentuk kasih sayang dari Allah untuk para muslimah. Seperti tercantum dalam Al-Qur'an :
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mu'min, hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karenanya mereka tidak di ganggu. Dan adalah Allah, yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab : 59)"

HIJABMU TAKKAN PERNAH MEMBATASI AKTIVITASMU!

Enjoy your life, enjoy your style, STAY SYAR'I! 
Istiqomah itu mudah, insyaAllah.

(y)

Salah Satu Waktu Yang Mustajab untuk Berdoa



Mungkin sebagian kita belum mengetahui bahwa waktu antara adzan dan iqomah adalah waktu utama terkabulnya do’a. Sehingga setelah adzan malah disibukkan dengan hal lain yang tidak berfaedah. Seperti main gadget, ngobrol, membunyikan sendi jemari, membersihkan rongga hidung... 
Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa waktu tersebut adalah di antara waktu terkabulnya do’a (waktu ijabah)
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
.
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad 3/155. Haditsun Shahih)
Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap orang memperhatikan waktu tersebut dan memanfaatkannya untuk banyak bermunajat dan memohon pada Allah yang Maha Mendengar setiap do’a.

Tuesday, October 10, 2017

Orang yang Paling tinggi kedudukannya adalah . . . . #tawadhu'



Tawadhu’ adalah sifat yang amat mulia, namun sedikit orang yang memilikinya. Ketika orang sudah memiliki gelar yang mentereng, berilmu tinggi, memiliki harta yang mulia, sedikit yang memiliki sifat kerendahan hati, alias tawadhu’. Padahal kita seharusnya seperti ilmu padi, yaitu “kian berisi, kian merunduk”.
-
Keutamaan sifat Tawadhu' ini tercermin dari hadits Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ
.
“Sedekah tidaklah mengurangi harta. Tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan akan semakin memuliakan dirinya. Dan juga tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu’ (rendah hati) karena Allah melainkan Allah akan meninggikannya.” (HR. Muslim no. 2588).
-
Yang dimaksudkan di sini, Allah akan meninggikan derajatnya di dunia maupun di akhirat. Di dunia, orang akan menganggapnya mulia, Allah pun akan memuliakan dirinya di tengah-tengah manusia, dan kedudukannya akhirnya semakin mulia. Sedangkan di akhirat, Allah akan memberinya pahala dan meninggikan derajatnya karena sifat tawadhu’nya di dunia (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 16: 142)
-
Al Hasan Al Bashri berkata, “Tahukah kalian apa itu tawadhu’? Tawadhu’ adalah engkau keluar dari kediamanmu lantas engkau bertemu seorang muslim. Kemudian engkau merasa bahwa ia lebih mulia darimu.”
-
Imam Asy Syafi’i berkata, “Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah menampakkan kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah menampakkan kemuliannya.” (Syu’abul Iman, Al Baihaqi, 6: 304) .

HIJRAH itu BERPINDAH . . . . .

Saudaraku..
Hidup bukan semata hanya untuk dunia
Bukan sekedar hanya menikmati manisnya dunia
Tapi kita masih punya Allah
Masih banyak perintah yang seharusnya kita kerjakan tapi malah dilalaikan
Hidup bukan sekedar hanya mencari kesenangan
Tapi Ridho Allah yang seharusnya kita kejar
Saudaraku..
Ayo sama-sama kita berubah.. berhijrah.. agar kelak Allah pertemukan kita di surgaNYA
Saudaraku
Aku selalu berdoa dan berusaha agar mampu saling merangkul berjalan menuju surgaNYA
Agar tidak tersesat kejalan kemaksiatan yang curam..
Saudaraku..
Karena ukhuwah yang erat inilah, Allah mengizinkanku agar terus merubah diriku, dirimu dan diri kalian untuk tetap teguh pada syariat dan sunahnya
Semoga Allah istiqomahkan kita
Allahumma aamiin

CANTIK itu UJIAN bukan KEBANGGAAN



Ukhti kecantikan itu harus terjaga, bukan dibanggakan. 
Ukhti kecantikan itu ujian untukmu, bukan kebanggaan. 
cantik yang mulia itu yang terjaga kemurniaannya dari mata-mata liar. . .







Allah mengkaruniakanmu kecantikan bukan untuk kau banggakan hingga berujung pada ujub dan sombong. 
Ada maksud tertentu, dan pahamilah itu. 

Cantik itu ujian dari Allah.
Iya, ujian seberapa kuat kau tawadhu atas kecantikanmu
Iya, ujian seberapa hebat kau mampu menjaga kemurnian atas kecantikan rupamu
Iya, ujian seberapa bisa kau menjaga kecantikanmu untuk kekasih halalmu saja. 
Bukannya malah kau umbar
Bukannya malah kau bersolek
JANGAN UJUB,JAUHI ITU


Nantinya juga kau akan mati
Nantinya juga kau hanya akan menjadi tulang belulang
Nantinya juga kau hanya akan berupa tengkorak
Apakah tengkorak wajah yang nantinya akan kau banggakan dihadapan Allah? Dihadapan para malaikat? 
Apakah riasan wajahmu yang nantinya akan kau persembahkan di depan Allah?
Bukannya riasan amal yang harusnya dipersembahkan? 
Astagfirullah...


Segeralah sadari bahwa cantikmu itu ujian. 
Dan hanya muslimah tangguhlah yang mampu. 
Tak inginkah kau diberi gelar Muslimah Tangguh? 
Atau lebih kau pilih hanya sekedar Wanita Tangguh? 
Sekali lagi, Tak Ada yang Perlu Kau Banggakan bahkan kecantikan sekali pun. .

RIBA Itu Haram Hukumnya menurut ISLAM

Riba merupakan suatu hal yang diharamkan baik itu dalam Al-Qur'an, sunnah, maupun kesepakatan para ulama.

Namun agaknya, saat ini dosa riba sudah dianggap wajar dan dapat kita temui kapanpun, dimanapun, dan dalam bentuk apapun.

Terbukti dengan banyaknya penawaran kredit berbagai jenis barang, berkembang pesatnya perusahaan pemberi pinjaman, juga ramainya orang-orang (termasuk kaum muslim) yang tertarik dengan produk/penawaran riba bahkan tidak segan menggunakan kartu kredit dalam berbagai transaksi.

“Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al Baqarah: 275)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)

“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

"Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi)

Na'udzubillahimindzalik, semoga Allah menjauhkan kita semua dari dosa riba, dan mengampuni siapapun yang bertaubat dari perbuatan riba. Aamiin.

Sunday, April 30, 2017

Ruang tanpa Waktu part3








Tentang seorang sahabat, apa devinisi “sahabat” menurut kalian???
Setiap orang mengartikannya sendiri-sendiri, sama halnya dengan saya. Buat saya, sahabat itu adalah keluarga ke-2. Yupssss…. Kenapa seperti itu??? Karena sahabat itu selalu ada dan mau disisi kita dalam keadaan senang maupun duka. Seperti keluarga bukan??? Jika kita terpuruk, siapa yang ada?? Pasti keluarga kan??? Seperti itulah dia.
Begitulah sahabat yang satu ini, dia juga selalu ada dikala aku senang maupun sedih, dia selalu memberikan motivasi dan support agar selalu maju dan berjuang. Tapi takdir berkata lain, ternyata Tuhan lebih sayang kepada dia dan menyuruhnya untuk “pulang” lebih cepat.
Kehilangan itu pasti, tapi saya tak pernah menyesalinya. Karena sebuah ikatan tak kan mudah lepas jika kita tak hanya berpedoman pada “sebuah benda ataupun wujud”. Dia selalu ada hanya itu yang saya sampaikan.
Memang benar ya….. yang lebih dekat dengan kita itu adalah KEMATIAN. Dan sesuatu yang hidup pada akhirnya pasti mati. Pada waktu itu, tanggan 01/04/2010 (siang hari) seperti biasa kita berkumpul dan bercengkrama. Hingga sore tiba dan saya pun memutuskan untuk pulang.
            Tak terduga memang, tepat sekitar pukul 23:00 saya mendapat telpon dari seorang kawan dan dia itu tetangga sahabat aku. Saya mendapatkan kabar bahwa sahabat saya itu meninggal dunia  di sebabkan kecelakaan. Shock pasti!!!! Siapa yang sangka, siang kita bercengkrama, becanda seperti biasanya. Hanya dalam hitungan jam, saya mendapati kabar dia meninggal dunia. Yupz…. Tengah malam saya langsung meluncur ke kediamannya Karena tidak percaya.
Lemasssss…. Itu yang aku rasakan pada lutut ini, ingin menangis tapi tak setetespun air mata ini keluar. Sahabat…… semoga kau tenang di sana di pangkuan_Nya. Dan berlabuhlah….. kita pasti akan jumpa lagi (hanya itu yg terucap di hati aku).
            Sudah berlalu beberapa hari, namun kepedihan ini masih menyelimuti perasaan saya. Dan sebuah karya ini benar-benar saya tujukan untuknya.






Kebumen, 08/04/2010

SURAT SAHABAT

Ketika kita berjalan beriringan
Di persimpangan jalan kau tinggalkanku
Penuh kebahagiaan dalam kenangan
Penuh kepedihan dalam ingatanku

Kau air yang sejukan jiwaku
Kau api yang membakar semangatku
Kaulah saudara yang berbagi denganku

Takkan musnah kau di benakku
Dan takkan mampu orang menirumu

Engkau adalah engkan….
Dan….. adalah aku
Namun kita adlah sahabat
Kan begitu selamanya

**Cepatlah berlabuh kawan… mimpimu kini tlah kau dapati